Jika Tuhanku Adalah Teknologi ?

Akankah Teknologi menyelamatkan umat manusia ataukah justru menghancurkannya ? secara teratur, dan dengan penuh kegairahan perdebatan ini kembali mengemuka. Tetapi posisi ekstrem teknologi sebagai penyelamat atau sebagai penghancur mengacu kepada keyakinan membabibuta dan ketakutan yang kita sandangkan pada teknologi dan pemujaan dari sudut pandang budaya .

Sekarang gerak maju saman semakin terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, manusia mulai mengemas segala sesuatu dengan mudah melalui hasil imajinasi mereka yakni teknologi. Banyak orang juga beranggapan serta meyakini bahwa teknologi menawarkan obat bagi penyakit masyarakat. Selaku manusia selalu menaruh keyakinan yang luarbiasa terhadap solusi teknologi : internet disetiap ruangan kelas serta jaringan WIFI disetiap ruang public, akademik membuat pendidikan lebih baik,rekayasa genetika dapat membasmi penyakit, rekayasa biologi pada tanaman dapat memberi makan penduduk dunia.

Sekarang cenderung manusia secara otomatis berpaling kepada teknologi untuk mencari pemecahan masalah. Namun sebagian besar dari kita mempunyai hubungan dengan teknologi yang berayun dari satu ekstrem ke ekstrem lainnya. Pada suatu saat kita takut kepada teknologi, dan disaat yang lain kita terilhami akan kekuatannya. Ada masanya, sambil mengerutu kita menerima teknologi karena takut tertinggal oleh pesaing atau sejawat kita, dan pada masa berikutnya kita mendekapnya dengan penuh antusias sebagai sesuatu yang bisa membuat hidup kita semakin lebih baik atau bisnis kita jauh lebih baik, kemudia merasakan frustasi dan sakit hati tatkala teknologi gagal memenuhu harapan itu.

Bagi kebanyakan kita, teknologi sama sekali tidak netral. Teknologi membentuk semua pilihan kita, teknologi mengarahkan semua tindakan kita. Dan tatkala tergantung kepada system teknologi yang sistematis, sehingga sampai tahap tertentu meliputi ketakutan dan juga pemujaan.

6 Comments Add yours

  1. gomes says:

    bagi ku teknologi bagaikan sebuah pedang

    1. Tahnks yah. iya semua berpulang kepada pengguna. sebab teknologi hanya tuangan dari Knowledge serta Teknologi hanya alat bantu. sekarang bagaimana teknologi itu harus bersifat konstruktif dan bukan destruktif.

    2. okterl says:

      tergantung si pengguna teknologi !

  2. joko says:

    gomes: mungkin menurut kamu itu pedang, tapi menurut saya teknologi itu adalah kaki dunia..

    1. Pedang didalam konteks tertentu jika disalahgunakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s