SURAT CINTA BUAT KALIAN

Aku hidup, dalam kelana karena kalian

Keluargaku Tercinta

Dahulu boleh aku hirup senyumanmu lewat lekukan matamu

Yang masih menyimpan sedikit letih

Selepas menghentar jejak kakimu

Menyusuri tepian surga yang berhulu

Menuju ke sebuah Muara

 

Bayang-bayang elegi masi terlihat dalam galau jiwaku

Aku tertatih menatap tubuhmu yang kakuh tak bernyawa

Bertuan kau di kembara Surga sedang aku disini meratap

Dalam duka sedih mengalir deras

Melihat sang Piara mengembara tak bernyawa

Meninggalkan empat Jagoan penuh Nyawa

Sang Kehormatan Mengembara mencari Nasi

Menafasi empat orang dengan keringat darah

Sinar-sinar mentari masi menyinariku bersama senyuman empat nyawaku

 

Mereka seumpama cakrawala

membelah langit dalam kelanaku

Mencari hidup untuk menyambung nafas

Senyuman bahagia semerbak embun sejuk

itulah mereka

Insan yang belum mengerti

Lalui masi akan terus ku ukir cerita bersama mereka

Ku jalani teka-teki ini

sebab inilah hidup

Esok aku tak tahu, esok masi menjadi misteri

 

Dengan Cinta Aku Membiarkanmu Pergi

Dengan Kasih titipanmu terus aku pelihara

Dengan rasa dan pikir aku bersatu juga berserah

Kepada sang Pemilik Kehidupan.

 

Aku Manusia, Aku Lelaki, Aku Ayah

Itulah Aku

Berkelana dalam kembara pikir

Menyerap peristiwa insani BerTuhan

Namun tak berlakukan ajaranNya

Menyanyat hati menyiksa jiwa menggantikan TUHAN

Insan BERDOSA menjatuhkan Air Mata Sesamanya

Sekeras cambuk meremuk, merampas HAK TUHAN

Sesak di dada menangisi mereka

Bukan karena inginku kalian menjadi TUHAN

Tetapi karena Aku Manusia semua terjadi

Aku insan yang berdawai lewat nada-nada DOA

Mengharmoniskan hidup lewat buku KEHIDUPAN

Maafkanlah Aku yang Fana ini

 

Sebab sang Keadilan dan Kebenaran itu Hanya YESUS

Mendamaikan jiwa yang sedang menangis

Mengatur tulang-tulangku menjadi teratur

Supaya Hidup Ini Bersajak kan Pantulan Yesus

 

Lirik Cinta Tak lagi aku dengar

Yang berdawai membisik ditelingaku

Hanyalah Tanggung Jawab menata kehidupan

 

Aku pergi meninggalkanmu CINTA

Aku titip empat nyawaku untuk kau sambungkan nafasnya

Sampai suatu kelak mungkin sekirannya cerita itu nyata

Aku menantimu dan menunggumu disini, aku juga tak tahu ini di mana

Aku Pergi tetapi Jiwaku Hidup menemani kalian

CINTA Maafkanlah Aku sekiranya aku tak memberi sempurna untukmu

 

Jika jiawaku Berdosa Aku berdoa kepadaMu Tuhanku

Ajar Aku mengampuni serta Trima Saja Pemberian TanganMu

Namun Jangan Kehendakku BAPA tetapi KehendakMu Jadilah

Aku Tahu Apa Saja yang kau buat baik untuk hidupku

Ajar aku pun setuju segala RancanganMu

Meskipun tak ku mengerti kemana jalanNya………….!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s