Mencintai Untuk Bahagia

Ku ingat dalam otak

Aku ambil dari pikiran yang sudah  retak

Menanam hitam dan putih di dalam peti

Menulisnya dikertas putih mendengungkan hati

Tentang Cinta, yang hidup oleh Waktu berjalan menusuk seperti pisau belati

Merobek jiwa yang mekar karena janji

Terucap namun gagal realisasi

Karena kerasnya masa lalu melukai daging tertusuk duri

Menghancurkan nadi yang berdenyut untuk memperjuangkan hati

Mencoba mendamaikan makian dalam hati tentang cinta

Ternyata Tak Bisa

Marah, benci, redah, berputar dan bercampur dengan derita

 

Waktu kemudian menghukumku

Tentang asa yang teranyyam dalam hati untuk Cinta di hari esok bagiku

Angin malam menemaniku dengan bunyi”an musik melembutkan hati yang beku

Tak percaya oleh kenyataan

Ya semua berubah tak seperti itu kemudian

Memahami hati menyatukan hati yang berbeda itu anugerah

Ternyata pacaran itu tak mudah

Kesetiaan saja tak cukup

Utnuk mempersatukan mereka dalam hidup

Sifat dan tingkah laku adalah bahasa

Untuk sahabat, keluarga dan masyarakat diluar sana

Mengeratkan menyatukan jiwa dan hati yang berbeda

Memperoleh hidup manis merebutkan tujuannya yakni BAHAGIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s