Dua Manusia Memadu Cinta di Balik Cita

Dua manusia

lelaki dan wanita

seiring berjalan memadu langka
memuja Cinta
menebarkan asmara
memberika aroma
bagi setiap mereka

Waktu dalam perjalan putaran detik
menggantikan langkah semakin kedepan setapak
memadu hati dengan mata dibalik kolopak
berbicara dengan perasaan hingga kelepak-kelepak
secara sadar dan juga tak sadar serempak

Tibah matahari terbit
terbangun dari mimpi yang larut
ternyata itu hanya sebuah cerita manis dan pahit
kadang kunjung tak terwujud seperti seperti janji-janji
air mata membasahi pipi itulah kenyataan yang dicapai
dengan desahan merana berkepanjangan hampir mati

demikianlah CINTA sebuah Cerita
bertumbuh dari mata
berdialog dengan hati
terdiam di balik derita
mengukir Cita dan Cinta
Untuk Mama, Papa, Orang TerKasih dan Keluarga

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s