i-Learning ? Untuk Menggantikan Tatap Muka Kuliah ?

class_wordlePeradaban ilmu kini telah berkembang dalam idealisme pengetahuan yang ada di isi kepala tentang sesuatu yang dapat membangun manusia untuk mampu berpikir, berperilaku menjadi lebih baik serta tentunya memberikan sumbangsi pikir kepada proses inovasi pengetahuan serta teknologi yang tak berujung (never ending process).

 Zaman Internet

Perkembangan teknologi informasi membuat hubungan atau keterhubungan antara individu dengan individu yang lainnya menjadi terhubung dengan bentangan jarak ruang dan waktu. Internet atau interconnection networking adalah sebuah system global jaringan computer yang menghubungkan perangkat computer yang satu dengan yang lainnya agar bisa saling berhubungan dengan menggunakan standar internet protocol suite TCP/IP (packet switching communication protocol). Jika kita melihat jumlah pengguna internet zaman ini, tentunya sangat besar jumlahnya terutama generasi muda dan sekumpulan manusia yang senang dengan teknologi. Harus diakui bahwa internet sudah menjadi gaya hidup, bagi setiap manusia dimanapun berada. Selagi dapat terhubung dengan jaringan internet. Pertanyaannya, bisakah manusia modern sekarang hidup tanpa internet ? mengingat semua mobilitas kita sangat banyak berjasa kepada internet. Internet mempermudah kerja dan mempercepat kinerja, manusia dapat hidup tanpa internet sesuai dunia ‘kerja’ mereka. Jika mobilitasnya tinggi dan fokus ke IT tentunya membutuhkan Internet.

Media Elektronik

Seperti dikutip dari Wikipedia Indonesia Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.

Analisis Singkat Penggunaan e, dan i

Sangat popular sekarang istilah e digunakan pada produk-produk atau aplikasi berbasis web. Mari kita melihat bersama apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan e (elektronik), dan i (internet). Surat elektronik seperti e-mail menggunakan istilah e, namun jika kita perhatikan struktur e itu sendiri lebih merujuk kepada elektronik bukan pada I (internet) itu berarti e-mail takan bisa sampai kepada orang lain yang terpisah jarak, ruang sebab ia hanya berjalan di media elektronik bukan media internet. Semua perangkat elektronik belum tentu didalamnya ada aliran internetnya namun internet suda tentu akan berjalan pada sebuah media elektronik. Itu berarti ideal saya penggunaan istilah e masi belum mengenal esensinya jika kita cermati secara kritis.

i-Learning Untuk Kuliah

Proses perkuliahan di Indonesia adalah pertemuan antara dosen dan mahasiswa berbasis ruang kelas, bahkan ruang kelas sulit sekali untuk ditiadakan. Asumsinya jika ruang kelas dikosongkan itu berarti perkuliahan kosong dan tidak dapat di gantikan dengan bentuk yang lain (pada umumnya).

Melihat, kemudian menjadi sadar media akibat proses beradaptasi dengan dunia teknologi informasi dalam pengembangannya yang begitu cepat, pengaruh yang sangat besar adalah social media (FB, Twitter, Youtube, Yahoo. Wikipedia, dll). Pengaruh ini membentuk dan berpotensi mengubah cara berpikir hingga mempengaruhi tingkah laku setiap manusia dalam berinteraksi dengan manusia yang lain.

Oleh sebab itu tidak ada yang salah jika seorang dosen yang berhalangan hadir, kemudian perkuliahan “fisik” di gantikan dengan bentuk audio digital yang di upload di dalam web atau blog pengajar. Jadi dengan begitu para siswa dan dosen dapat berinteraksi disana. Memungkinkan adanya interaksi ketika ada hal-hal yang tidak dipahami dapat di tanyakan dengan mengkomentari bentuk kuliah audio tersebut. Bagi saya ini merupakan alternative dalam proses belajar mengajar masa kini.

Dengan begitu, fleksibelitas ‘ruang kelas’ menjadi tanpa batas dikarenakan selalu ada proses edukasi dalam setiap waktunya. Seorang pengajar “modern as pedagogy” mampu melihat visi kedepan dengan memanfaatkan media Teknologi Informasi dalam upaya membangun strategi, analisis dan komunikasi dalam melakukan tranfser knowledge secara berkelanjutan serta interaktif. Model seperti ini akan membangun kesemimbangan kemandirian sosial yang tidak berat sebelah. Artinya menjadi fleksibel dalam upaya mendidik, menjadi tidk terikat pada satu ruang saja, yakni ruang kelas namun dengan bentangan jarak yang jauh proses itu dapat teratasi tanpa meniadakan esensi pendidikan itu sendiri. i-Learning adalah inovasi menarik yang dapat diaplikasikan oleh para pendidik zaman ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s