“Mencintai Dengan Berlebihan Adalah Proses Menjadi Percaya”

1528517_549332948490366_1467464892_n
“Sekalipun Aku Telah Menyukaimu Sejak Lama & di Tolak Pula Sejak Itu -Aku Tidak Pernah Mencintaimu Dengan Setengah Hati Ataupun Menjadi Berkurang ” – MiM

Ambon – Sebagai manusia Normal yang memiliki perasaan khusus untuk menyukai lawan jenis adalah proses yang sangat Normal tentang bentangan pertumbuhan emosional setiap personal. Itulah Anugerah yang Tuhan berikan yakni kemampuan until MenCintai, Maka Cintailah secara berlebihan akan menghadirkan Cinta yang kayak utnuk di hargai, di Perjuangkan sepanjang masa mata melihat dan hati menciptakan kenyamanan-kenyamanan setiap waktu bukan air mata melulu.

Setiap Orang Dengan Masanya

Sebagai orang dewasa, rasa suka kian berubah menjadi sayang dan kemudian mencintai ini adalah gejala-gejala yang sangat manusiawi tentunya berjenjang. Menerawang perasaan hanya bisa di rasakan oleh kedua orang yang saling mencintai secara tulus dan apa adanya.

MenCintai Secara Berlebihan ?

 Jika pernah merasakan jatuh cinta hingga sangat mencintai secara berlebihan,  adalah wajar dan sah saja, setiap orang sangat berhak untuk mengekspresikan perasaan yang di rasakan. Orang menjadi sangat mencintai di mulai tentunya dari hati yang dalam dan cenderung memiliki latarbelakang yang cukup untuk menjadi Cinta. Latarbelakang tersebut di bentuk dari usaha-usaha untuk mendapatkan orang yang di taksir (menjadi target). Apa lagi orang tersebut merupakan incaran sejak lama, di kejar- di kejar namun sulit selalu di taklukan, dan ketika akhirnya mendapatkan yang sulit di cari maka penghargaan atau perasaan puas, senang, bahagia (secara emosional sulit di ungkapkan). Meluap-luap dan diam-diam bersyukur kepada sang pemberi hidup. Namun bagi yang di dekati, pada umumnya adalah kaum Hawa, merke biasanya selektif dan memberikan tantangan atau ujian-ujian kecil bahkan besar bisa juga konyol tanya untuk mendapatkan keyakinan untuk menjadi percaya.

MenCintai Itu Terjadi Begitu Saja, Karena Usaha Keras..!!

Naluri setiap orang hingga dapat memberanikan dirinya mencintai dan menyayangi orang lain merupakan perasaan yang alami begitu saja terjadi karena proses penginderaan yang cukup matang. Penginderaan menghadirkan proses kedekatan emosional melalui kata dan sentuhan, entahlah sentuhan melalui kata, perhatian, support, serta hal yang lain kepada kedua anak manusia yang berlangsung setiap hari. Factor-faktor tersebut menciptakan keyakinan bahwa ketika memutuskan mencintai secara berlebihan telah menjadi cara menyalurkan apa yang di yakini tentang proses yang telah terjadi, perasaan meyakini terlahir karena percaya bahwa proses menumbuhkan rasa hingga menjadi berlebihan selalu di dorong melalui kejadian-kejadian setiap hari namun bukan dalam waktu yang singkat pula.

Jangan Takut Mencintai Secara Berlebihan !

Bukan lupa diri, bukan tidak sayang kepada dirt sendiri, namun itulah tantangan yang terus akan dihadapi. Pernyataan-pernyataan negativ tersebut adalah akumulasi yang di sandingkan karena pengalaman-pengalaman mengalami yang telah silam memberikan dampak kekecewaan, hingga setiap orang menjadi canggung untuk melalukan yang lebih dari apa yang pernah iya rasakan atau backan alami (hilang percaya diri). Memang tidak salah juga merasakan hal demikian, setidaknya membuat manusia menjadi selektif dan hati-hati. Namun Rasa takut akan mengantarkan kita kepada keragu-raguan atau inkonsistensi tentang perasaan atau rasa yang di bangun atas kesepakatan bersama, kemudian di sebut CINTA.

Karena Percaya membuat manusia menjadi yakin, keyakinan tersebut mengantarkan perasaan yang halus, lembut dengan sendirinya melakukan sesuatu yang lebih karena CINTA yang telah berubah menjadi Imannya karena anak manusia yang percaya kepada TUHAN Pasti Mendoakan apa yang iya putskan secara serius.     Hanya Dengan Rasa MenCintai saja manusia dapat melakukan hal yang lebih, bahkan terlihat bodoh ketika iya menjadi cemburu. Orang yang mencintai secara lebih cenderung merasakan kecemburuan yang besar (kadang melakukan hal-hal bodoh) kejadian ini sangatlah wajar. Namun tidak menjadi wajar jika berlangsung secara berlebihan. Ketika kita memilih untuk membangun Cinta maka kesepakatan telah terjadi, kesepakatan itu mengikat secara tidak langsung bahwa manusia yang saling mencintai tentunya tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri (secara emosional) namun membangun pengertian bersama kekasihnya. Maka perasaan egois, mau menang sendiri mesti dibenahi.

Jadi jika kadang kita menjadi marah, jangan biarkan amarah itu terpendam sampai matahari menenggelamkan dirinya. Jika menjadi marah terhadap kekasih hati, ingatlah bahwa kalian pernah saling memperjuangkan, saling menguatkan saling menyuport untuk harapan membangun kehidupan kedepan bersama, dan ingatlah bahwa untuk mendapatkannya itu sangatlah sulit maka janganlah menyakitinya dengan kata, tindakan yang akan membuat kita menyesal akhirnya.

Pasangan yang saling menCintai secara berlebihan, Keduanya mengalami toleransi perasaan, yang telah melalui  tahapan-tahapan kritis, tagapan tersebut ternyata menjadi guru untuk membuat anak mansuia saling mengenal dan membentuk satu karakter baru yang saling memberikan penghargaan dalam membangun kehidupan Cintanya. Ya Tentunya Proses Mencintai tidak pernah berujung, memutuskan untuk Mencintai berarti memutuskan untuk menanggung resiko-resikonya. Mencintai itu indah, mencintai itu Suci Karena dengan Mencintai Kita juga boleh menyanyangi orang lain seperti menyayangi dirt sendiri, karena MenCintai kita boleh merasakan kenapa kita bisa menjadi marah yang berlebihan terhadap pasangan. Jangan takut Membangun Cinta, Jangan Takut MenCintai Secara Berlebihan, karena yang berlebihan selalu menawarkan dan memberikan yang lebih pada Cinta sejatinya berdasarkan komitmen-komitmen yang telah terbangun bersama waktu dan sejarah kehidupan.

“Sudut Everbright” – Coretan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s